Monday, 8 December 2014

✿`*•.¸¸.•* (¸.•'´ (¸.• ' Lelaki Peminang Bidadari' •.¸) `'•.¸) `*•.¸¸.•*✿.

•❤•.¸✿¸¸.ƸӜƷ.¸¸✿¸.•❤••❤•.¸✿¸¸.ƸӜƷ.¸¸✿¸.•❤••❤•.¸✿¸¸.ƸӜƷ.¸¸✿¸.•❤•

 Ia adalah sosok pemuda yang lembut, bibirnya selalu tersenyum ketika bertemu saudara seiman. Sholat jamaahnya tak pernah ketinggalan bahkan ia selalu berada di shaf-shaf terdepan. Tangannya selalu berada di atas ketika melihat orang yang membutuhkan pertolongan. Ia seakan tak pernah lelah memikirkan nasib umat yang semakin terseok-seok apalagi dengan nasib Palestina yang terzalimi oleh tangan-tangan kotor Yahudi. Kamarnya penuh dengan poster-poster heroik dari para pejuang-pejuang HAMAS seperti Syaikh Ahmad Yasin, Dr. Abdul Aziz Ar Rantisi serta gambar-gambar heroik lainnya yang membakar gelora jihad bila melihatnya.
.
•❤•.¸✿¸¸.ƸӜƷ.¸¸✿¸.•❤••❤•.¸✿¸¸.ƸӜƷ.¸¸✿¸.•❤••❤•.¸✿¸¸.ƸӜƷ.¸¸✿¸.•❤•

Yha, beliau adalah seorang pemuda yang sederhana dan tidak banyak bicara, tapi kalau sudah bicara, semua orang akan terdiam dan mendengarkan apa yang beliau sampaikan. Hal yang sangat ia rindukan adalah masa-masa bertemu dengan sahabat seimannya dalam sebuah halaqah. Lingkaran cinta yang di dalamnya terdapat energi dahsyat yang bisa membentengi imannya dari godaan nafsu duniawi yang melenakan.
.
•❤•.¸✿¸¸.ƸӜƷ.¸¸✿¸.•❤••❤•.¸✿¸¸.ƸӜƷ.¸¸✿¸.•❤••❤•.¸✿¸¸.ƸӜƷ.¸¸✿¸.•❤•

Dalam kamus hidupnya tak ada kata mengeluh, ia adalah tipe pemuda yang rajin bekerja. Prinsip hidupnya adalah nasehat Imam Hasan Al Banna “Nahnu Qaumun Amaliyyun” Kita adalah umat yang bekerja, bukan hanya sekedar bicara tanpa ada amal nyata. tentu saja kerja-kerja yang ia lakukan selalu diiringi dengan niat ikhlas mencari ridho Allah.
Dadanya selalu sesak melihat generasi muda Islam yang semakin menjauh dari agama yang Islam yang mulia, agama yang selalu ia banggakan karena ia paham betul bahwa tidak ada agama yang diridhoi Allah selain dinul Islam. Maka tak heran di dalam setiap kesempatan yang dihadiri oleh para remaja ia selalu mengingatkan tugas besar yang dihadapkan kepada setiap remaja Islam karena sejatinya remaja Islam adalah remaja yang berjiwa pejuang.
Al Qur’an menjadi sahabat terbaiknya dimanapun ia berada, kemanapun ia pergi tak lupa ia membawa mushaf kecilnya. Baginya selain berhubungan dengan manusia dengan hp, conected with Allah menjadi nomor satu dengan membaca ayat-ayat Allah yang dapat menentramkan hati. Tak sekedar membacanya saja, ia berusaha untuk menghafal kalam suci tersebut.
.
•❤•.¸✿¸¸.ƸӜƷ.¸¸✿¸.•❤••❤•.¸✿¸¸.ƸӜƷ.¸¸✿¸.•❤••❤•.¸✿¸¸.ƸӜƷ.¸¸✿¸.•❤•

Semangat juangnya luar biasa, azzam dan cita-citanya melambung tinggi hingga membuatnya mampu bertahan dalam keadaan apapun. Ia ingat dengan Imam Syahid bahwa “Mimpi hari ini adalah kenyataan hari esok”. Sebab itu ia menjadi pemuda yang selalu optimis bukan pemuda yang pesimis.Wajahnya selalu memancarkan aura semangat juang yang tak kenal lelah.
.
•❤•.¸✿¸¸.ƸӜƷ.¸¸✿¸.•❤••❤•.¸✿¸¸.ƸӜƷ.¸¸✿¸.•❤••❤•.¸✿¸¸.ƸӜƷ.¸¸✿¸.•❤•

Selain itu ia juga orang yang selalu memanfaatkan waktunya dengan baik. tak ada waktu untuk nyantai dan berleha-leha. karena baginya waktu adalah untuk ibadah dan ibadah. karena ia takut jika ia tak menyibukkan waktunya dengak kebaikan maka ia akan disibukkan dengan kemaksiatan.
.
•❤•.¸✿¸¸.ƸӜƷ.¸¸✿¸.•❤••❤•.¸✿¸¸.ƸӜƷ.¸¸✿¸.•❤••❤•.¸✿¸¸.ƸӜƷ.¸¸✿¸.•❤•

Ia bukan tipe pemuda yang mudah mengobral cinta, cinta sucinya hanya untuk istri tercinta. Cinta yang paling utama baginya adalah cinta kepada Allah dan Rasul-Nya. Setelah itu cinta kepada orang tua yang telah banyak berjasa dalam hidupnya kemudian cinta kepada saudara seiman. Bukan berarti ia orang yang cuek dengan cinta, malah ia adalah orang yang sangat cinta kepada wanita, maka dari itu ia tak mau menyakiti perasaan wanita jika belum mampu untuk menikahinya. karena memang cinta sejatinya adalah cinta setelah menikah.
.
•❤•.¸✿¸¸.ƸӜƷ.¸¸✿¸.•❤••❤•.¸✿¸¸.ƸӜƷ.¸¸✿¸.•❤••❤•.¸✿¸¸.ƸӜƷ.¸¸✿¸.•❤•

Sungguh, ia adalah tipe pemuda yang dirindukan bidadari syurga, nilai jualnya amat tinggi dan tidak bisa dibeli kecuali dengan syurga dan seisinya. Maka ia pantas untuk meminang bidadari, bidadari yang belum pernah tersentuh oleh manusia dan jin.
“Mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan kami kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli.” (QS. At-Thur: 20)



* Moga2x kita tergolong dalam golongan tersebut... InsyaAllah... ^_^

No comments:

Post a Comment